Tampilkan postingan dengan label Dance On The Bible. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dance On The Bible. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2009

What The Raeson You Dancing?


Sebelum kita melihat untuk siapa dan mengapa kita menari, mari kita menyimak puisi yang ditulis oleh Margarate Yap, ‘To Dance or Not To Dance’.

Some say “Do” and some say “Don’t”
Some say fools and some are clones
Some are fluid some are clutzy
Some feel stupid others rusty
Some agree with what He wants
Other oppose but tolerate the dance

How will we know if dance is wordly
Just read the Word and “be holy”
The Holy Spirit will let us know
If dance is worship or just a show
So, dance I say if your heart is right
Keep your eyes on Him ‘cause He takes delight


Tarian merupakan suatu bentuk penyembahan yang menyenangkan hati Allah, apabila diekspresikan dari hati yang mengasihi-Nya. Seorang penari harus mempunyai teknik, motivasi dan dedikasi yang BENAR dan hal itu merupakan panggilan Tuhan terhadap-Nya.

1 Petrus 2:9
Panggilan adalah sesuatu yang membuat hati kita berkobar atau terbakar (bukan rekayasa). Apa yang tidak pernah kita lihat dan pikirkan itulah yang Tuhan sediakan.

Matius 5:16
Ayat ini mendasari panggilan (menjadi terang dan garam). Karena suara Tuhan sudah ada dalam diri kita tatkala kita punya hubungan pribaadi dengan Tuhan setiap hari. Bila kita menjawab panggilan tersebut, tidak ada satupun yang dapat menghalangi panggilan itu.

Yoh 21:17-19
(Kehormatan, pengorbanan atau perjuangan dan pertukaran hidup)
Dengan adanya panggilan, maka kondisi apapun dapat kita lewati karena Dialah yang menjadi pondasi awal dari pelayanan ini. Bukan hanya terbeban tapi juga terpanggil.

Setiap tarian ditujukan bagi Dia yang merupakan pencipta dari tari-tarian dan Dialah yang empunya tarian. Setiap seni (salah satunya) harus dikembalikan kepada yang menciptakannya. Bagi Dia yang layak menerima segala pujian dan sembah. Tetapi ada beberapa pertanyaan yang perlu kita jawab yaitu:
a. Seberapa abesar kita memegang janji Tuhan?
b. Eberapa besar kita siap untuk Tuhan pakai?
c. Seberapa banyak waktu yang kita sediakan untuk Tuhan?

Hal inilah yang Tuhan tanyakan dan cari dalam tiap-tiap kita sebagai penari Allah, karena kita melayani Tuhan dalam Roh dan kebenaran dan akan menghadapi banyak tantangan.

Sumber: JOY Team Jakarta

Rabu, 06 Mei 2009

Penyembahan dan Rebana


PANGGILAN
1 Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib.


Hubungan kita dengan Tuhan = Panggilan
Bila kita tidak menjawab panggilan itu maka kita akan terhilang. Panggilan adalah sesuatu yang membuat hati berkobar atau terbakar (bukan rekayasa). Apa yang tidak pernah kita lihat, piker, itulah yang Tuhan sediakan. Contohnya Elia.


Matius 5:16
Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.


Ayat ini yang mendasari panggilan (menjadi terang dan garam). Karena suara Tuhan sudah ada dalam diri kita tatkala kita punya hubungan pribadi dengan TUhan setiap hari. Bila kita menjawab panggilan tersebut tidak ada satu orangpun yang menghalangi panggilan itu.


Yoh 21:17-19, Panggilan ada tiga tingkatan:
^ Ayat 17
Panggilan adalah suatu kehormatan karena kasih karunia Allah.
^ Ayat 18
Panggilan adalah suatu pengorbanan dan perjuangan. Contohnya orang yang sedang mengandung.
^ Ayat 19
Panggilan adalah suatu pertukaran hidup (ada harga yang harus dibayar)


URAPAN
2 Korintus 1:21
Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi.


Urapan terjadi karena ada penyerahan total/pengalaman yang jelas dan kuat di dalam Tuhan. Urapantidak dapat dipelajari dan tidak bisa diganti.

Ada 5 tindakan yang harus diambil untuk meningkatkan urapan:
1. Persekutuan dengan orang-orang lain yang bekerja dengan urapan yang kuat.
2. Doa dan puasa (Yak 5:6)
3. Meditasi Firman Tuhan
4. Gaya hidup yang bernafaskan pujian dan penyembahan
5. Waktu berdiam, diri yang panjang (Pengkothbah 3:7).


SIKAP
1 Korintus 9:27
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan injil, jangan aku sendiri ditolak.


Melatih tubuh adalah disiplin, menguasainya adalah kekudusan.

Sumber: JOY Team, Jakarta

Selasa, 05 Mei 2009

About Rebana, Flag and Streamer


I. REBANA

Nama-nama lain rebana dalam alkitab:
1. Tabrets
2. Timbrel
3. Tambour
4. Toph (Ibrani)

Definisi Rebana:
Drum tangan bersisi satu, merupakan instrument yang berbentuk bundar/bulan sabit/empat persegi panjang, yang dilengkapi atau tidak dilengkapai selaput pada satu sisi atau pada kedua sisinya dengan piring gerincing metal di sekeliling lingkarannya. Rebana dimainkan dengan menggoncang atau memukul dalam berbagai cara.

1. Rebana telah digunakan sejak hari penciptaan (Yehezkiel 28:13)
2. Rebana adalah sebuah instrument pujian kepada Tuhan (Maz 68:26, Maz 81:3, Maz 149:3, Maz 150:4)
3. Rebana adalah suatu alat music yang dimainkan bersama-sama dengan alat music lainnya dalam menerima pesan Tuhan dalam nubuatan (1 Sam 10:5)
4. Rebana adalah suatu alat yang sering digunakan bersama dengan tarian, dalam menyatakan sukacita yang dari Allah (Kel 15:20, Hakim Hakim 11:34, 1 Sam 18:6, Yer 31:4, Maz 150:4)
5. Rebana adalah suatu alat music yang merayakan kemenangan atas musuh (Kel 15:20, 1 Sam 18:6, 1 Taw 13:8, II Sam 6:5)
6. Rebana adalah suatu instrument yang digunakan untuk perayaan festival (Kej 31:27, Ayub 21:12, Yes 5:12, Yes 24:8)
7. Rebana adalah salah satu instrument music yang digunakan oleh Allah sebagai senjata dalam memerangi musuh (Yes 30:32)


Rebana dalam penyembahan bukanlah suatu gerakan baru dari Allah ataupun suatu mode/trend. Inilah alas an atau dasar mengapa kita bermain rebana:
1. Allahlah yang menciptakan rebana (Yeh 28:13)
2. Allahlah yang memerintahkan kita untuk menggunakan rebana dan tari-tarian dalam menyembahn-Nya (Maz 150:4)
3. Allah akan menggunakan rebana sebagai salah satu alat dalam peperangan rohani (Yes 30:32)


II. PANJI
^ Panji adalah tanda pernyataan kemenangan atas musuh (Kel 17:15)
^ Panji adalah tanda pelrindungan Allah dan pemenuhan permohonan umat-Nya (Maz 20:6)
^ Panji adalah tanda panggilan bagi setiap umat-Nya untuk menyatakan iman kristiani dalam segala situasi (Yes 13:2)
^ Panji adalah tanda kehadiran Allah yang membawa kesembuhan dan kelepasan (Yoh 12:2)


Ayat-ayat tambahan:
1. Bil 21:8-10
2. Maz 60:4
3. Yes 30:9
4. Yer 4:6
5. Yer 50:2
6. Yer 51:12
7. Yer 51:27


Panji selalu disebutkan dalam alkitab sebagia symbol kemenangan. Pada masa-masa lalu, panji digunakan dalam peperangan untuk memberikan tanda pada setiap wilayah-wilayah territorial tertentu. Oleh karena itu saat kita menaikan panji-panji, kita diingatkan bahwa kita juga sedang menyatakan perlindungan, pemenuhan, pernyataan iman serta kemenagan atas musuh yang membawa pada kesembuhan dan kelepasan bagi setiap umat-Nya.


III. STREAMER
Streamer seperti juga panji atau bendera mempunyai kesamaan dengan satu pesan ketika digunakan untuk menyembah Tuhan. Streamer digunakan sebagai sarana untuk mendekatkan orang-orang kepada-Nya. Sama halnya dengan panji ketika streamer dinaikan, mengalirkan suasana gembira dan sukacita.

Streamer juga merupakan suatu alat yang serbaguna untuk menari khususnya dalam penyembahan yang spontan. Ayat-ayat yang menunjang: Kidung Agung 2:4, Maz 20:5, Maz 74:4, Kidung Agung 6:4, Yes 18:3.

Sumber: JOY Team, Jakarta

MENARI


DEFINISI TARIAN

1. Menurut Kamus Angka

^ Gerakan kaki dan tangan berirama sesuai dengan music.
^ Loncatan berjingkrak dan sejenisnya dalam bentuk emosi/gembira.
^ Mengambil bagian dalam tarian.

2. Menurut Kamus Indonesia

^ Gerakan badan/tangan sebagai berirama menurut/biasanya diiringi bunyi-bunyian.

3. Menurut Orang Dunia

^ Sal Mulyanto (Kritikus Seni Indonesia)

Tarian adalah gerakan tubuh yang indah dan berirama, merupakan ekspresi jiwa dari pelakunya.

^ Martha Graham (Pelopor tarian kontemporer berlawanan dengan balet/tarian klasik)

Tarian adalah lambing kehidupan.

4. Menurut Orang Gereja

^ Bob Sorge (Pemuji)

Pelayanan tari merupakan pelayanan yang menuntut kemampuan istimewa sesorang untuk memberikan inspirasi melalui gerakan tubuh yang menwan hati.

^ Debby Robert

Tarian merupakan:
- Kombinais dari ide-ide yang timbul dari hati dan gerakan motorik yang memunculkan gerakan yang terstruktur (gerakan terpola).
- Ekspresi yang dapat menyampaikan pesan dengan jelas.
- Bentuk fisik atau ekspresi luar berdasarkan apa yang keluar dari dalam yang merupakan pengalaman hubungan dengan Tuhan.
- Teknik dan bentuk ekspresi untuk mengkonsumsikan kepada orang lain yang merupakan pengalaman dalam Tuhan.
Seorang penari harus mempunyai teknik, motivasi, dan dedikasi yang benar yang merupakan panggilan Tuhan terhadapnya.

5. Menurut Bahasa Ibrani, Yunani dan Firman Tuhan

^ Machol (Ibrani) Maz 149:3, Maz 250:4
Tarian keliling, lagu tarian
^ Dalag (Ibrani) Maz 18:30
Melompat, melompati
^ Pazaz (Ibrani) 2 Sam 6:16
Melompat atau meloncat, menjadi ringan dan tangkas
^ Hallomai (Yunani) Kis 3:8-9
Meloncat-loncat, melompat, melonjak
^ Skirtao (Yunani) Luk 6:23
Melompat, meloncat kegirangan
^ Choros (Yunani) Luk 15:25
Sebuah tarian melingkar, sekelompok penari dan penyanyi


APAKAH KITA PERLU BEREKSPRESI

1. Tuhan mengekspresikan diri-Nya dalam gerakan
Perjanjian Lama (Zef 3:17);’Gul Gil’ (Ibrani)
Perjanjian Baru (Luk 10:21)
2. Firman TUhan mengsnjurkan kita bergerak dalam pujian kita
Perjanjian Lama (Machol) Maz 150:4, Maz 149:2,3a
Pujilah Dia dengan rebana dan tarian
Perjanjian Baru; Luk 10:27, Ul 6:5
Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hati.


JENIS DAN MAKSUD TUJUAN ALKITABIAH

^ Sebagai korban pujian
Roma 12:1, ‘Persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan…’
Efesus 6:12, Roma 6:13, 2 Kor 10:4

^ Tarian adalah sebuah ekspresi peperangan
Kedua kaki (luk 10:19)
Kedua tangan (Ayub 27:23, Maz 18:34, Maz 144:1)

^ Buatlah roh anda merdeka
Maz 142:8; ‘Keluarkanlah aku dari dalam penjara untuk memuji nama-Mu…’
Yoh 8:31-32, 36; ‘Jikalau kamu tetap dalam Firman-Ku, kamu benar…’

Sumber: JOY Team, Jakarta

SENI KREATIFITAS






Seni kreatifitas dalam tubuh Kristus merupakan bentuk yang terlihat sebagai salah satu aspek dalam penyembahan. Banyak yang menyimpulkan secara negative bahwa seni kreatifitas dalam gereja diasumsikan sebagai saduran dari format dunia yang telah merasuki gereja. Beberapa komentar dapat dikatakan TIDAK BENAR jika kita mau menyelidiki Firman Tuhan dan melihat bahwa seni kreatifitas telah dibangun atau ada semenjak hari penciptaan.


Sebagai contoh, dalam Bahasa Ibrani terdapat kata ‘MECHOWLAH’ yang berarti ‘Kelompok Tari’. Kelompok tari dapat ditemukan di kel 15:20, ketika Mariam memimpi wanita-wanita dalam tarian dengan menggunakan rebana ditangannya. Jneis penyembahan yang spontanitas ini melepaskan suatu kreatifitas yang penuh semangat. Selain itu banyak ayat-ayat referensi yang mengacu pada penyembahan kreatif dan digambarkan dalam bentuk sikap penuh hormat.


Sebagai contoh, ‘SHACHAH’ berarti membungkuk dengan hormat, memuja, merendahkan diri, menundukan badan. Jenis penyembahan ini mengambil bentuk pendekatan yang lembut dan lebih terintepretasi dalam bentuk koreografinya. Dapat ditemukan di Kej 18:1-2, Kej 24:54, Kel 4:31, Im 26:1, Maz 22:27, Maz 45:6, Mz 99:5, 1 Taw 16:29.


Alat : Melompat dengan sukacita (Maz 5:11, 9:2, 68:3, 38:8, 64:4,98:4)

Alaz : Bergembiralah, memuliakan (Maz 149:5, 96:4)

Chagag : tarian keliling (circle) (1 Sam 30:16-17)

Dagal : menaikan bendera, menaikan standar (Maz 20:5)

Halijkah : Posesi atau barisan, kelompok (Maz 68:24)

Hallal : Memuji, menyembah dengan tidak malu-malu (suara rebut/teriakan) (Maz 22:23, 44:8, 63:5)

Kara : Berlutut, merebahkan diri, tiarap atau menelungkup dihadapan Tuhan (Maz 22:29, 95:6)

Karar : Menari memutar-mutar (2 sam 6:14)

Macha : Menghentakan tangan secara bersamaan (dalam pemujaan), menepuk tangan (Maz 98:8)

Machowl : Tarian lingkaran (around dance) (Maz 30:11, 149:3, Yer 31:13)

Nacah : Mengangkat tangan (Maz 28:2, 63:4, 134:2)

Paras : Menghancurkan, memukul dengan keras (Maz 143:6)

Pazaz : Melompat dengan dua kaki (2 Sam 6:16)

Ragad : Menghentakan dengan sukacita dan diiringi sorak sorai (Pengk 3:4, 1 taw 15:29)

Raqad : meloncat dengan sukacita yang berlimpah (2 Taw 15:29)

Yadah : mengulurkan kedua tangan dengan hati bersyukur (Maz 33:2, 61:8, 18:49)



DEFINISI (Creative Arts and Spritual Warfare by Michael and Margarate Yap)


Mencipta:

1. Membuat sesuatu yang tidak ada menjadi ada, menemukan

2. Memulai

3. Membentuk

4. Membangun

5. Membangkitkan

6. Mendesain

7. Mengarang


Kreatif:

1. Kemampuan berkreasi

2. Asli, artistic, pintar

3. Berbakat, imaginative, inovatif

4. Inspiratif

5. Penuh daya cipta, produktif


Seni:

1. Keahlian

2. Ahli dalam music, lukis, puisi, dan tari

3. Metode atau susunan


Seni yang berguna merupakan seni dimana tangan, kaki, badan, digunakan lebih banyak daripada pikiran.

Sumber: JOY Team, Jakarta